Pengertian Fisika Menurut Para Ahli

Pengertian Fisika Menurut Para Ahli

Pengertian Fisika Menurut Para Ahli

Pengertian Fisika

Fisika adalah ilmu atau ilmu pengetahuan alam dalam arti yang luas. Fisika mempelajari gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu. Fisikawan atau ahli fisika mempelajari perilaku dan sifat materi dalam bidang yang sangat beragam, mulai dari partikel submicroscopic yang membentuk semua materi (fisika partikel) dengan perilaku materi alam semesta sebagai seluruh kosmos.

Pengertian Fisika Menurut Para Ahli

Menurut KBBI

Menurut kamus besar bahasa Indonesia menyatakan bahwa fisika adalah ilmu materi dan energi seperti cahaya, panas, suara, dan sebagainya.

Menurut Efrizon Umar

Fisika adalah ilmu yang didasarkan pada berbagai besaran dalam fisika.

Menurut Young, Hough D

Fisika adalah ilmu yang sangat dasar dalam ilmu-ilmu pengetahuan.

Menurut Ensiklopedia
Fisika adalah studi tentang benda dan gerakan mereka dan juga manfaat bagi kehidupan manusia.

Menurut Mikrajudin
Fisika adalah pemimpin cabang dalam ilmu fisika, ini adalah karena prinsip-prinsip yang menjadi dasar untuk setiap cabang ilmu pengetahuan lainnya.

Menurut Osa Pauliza

Fisika adalah sesuatu yang dapat diukur dan memiliki nilai-nilai yang dinyatakan dalam bentuk satuan.

Menurut Gerthsen

Fisika sebagai teori yang menjelaskan berbagai fenomena alam sesederhana mungkin dan berusaha untuk menemukan hubungan antara kenyataan.

Menurut Brockhaus

Fisika adalah studi tentang peristiwa alam yang dapat memungkinkan untuk eksperimen, penelitian, pengukuran apa yang akan datang, berdasarkan aturan umum, serta presentasi yang sistematis.

Menurut Drs. Supiyanto, M. Si.

Fisika adalah ilmu fundamental yang menjadi tulang punggung perkembangan ilmu pengetahuan.

Menurut E.Budikase

Fisika adalah ilmu yang membutuhkan banyak pemahaman dibandingkan menghafal.

Menurut Dahmen

Fisika sebagai gambaran tertutup berbagai peristiwa fisik yang didasarkan pada hukum dasar.

Menurut Weizacher

Ketenangan alternatif teori fisika secara empiris dengan eksperimen yang dapat dibedakan.

Menurut Bambang Ruwanto

Fisika merupakan salah satu bagian dari ilmu dasar atau ilmu pengetahuan dan ilmu dasar.

Menurut Deruxes

Fisika sebagai ilmu yang berusaha untuk menggambarkan dan menjelaskan hukum-hukum alam dan peristiwa alam dengan gambar sesuai dengan pikiran manusia itu sendiri.

Menurut Nyoman

Fisika merupakan ilmu yang memerlukan pemahaman dibandingkan penghafalan.

Menurut Kusuma

Fisika adalah ilmu yang mempelajari berbagai fenomena alam yang terjadi di energi atau bahan yang menempati ruang dan memiliki massa.

Menurut Wikipedia

Fisika adalah ilmu atau ilmu pengetahuan alam dalam arti yang luas. Fisika mempelajari gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu.

Beberapa sifat dipelajari dalam fisika merupakan sifat yang ada dalam semua sistem materi yang ada, seperti hukum kekekalan energi. Sifat semacam ini sering disebut sebagai hukum fisika. Fisika sering disebut sebagai “ilmu dasar”, karena setiap ilmu alam lainnya (biologi, kimia, geologi, dan lain-lain) mempelajari jenis sistem materi yang mematuhi hukum fisika.

Misalnya, kimia adalah ilmu molekul dan bahan kimia terbentuk. Sifat kimia suatu zat ditentukan oleh sifat molekul terbentuk, yang dapat dijelaskan oleh fisika seperti mekanika kuantum, termodinamika, dan elektromagnetik.

Teori fisika utama

Meskipun fisika membahas berbagai sistem, ada beberapa teori yang digunakan secara keseluruhan dalam fisika, bukan di satu bidang saja. Setiap teori ini diyakini benar, dalam domain tertentu validitas. Misalnya, teori mekanika klasik dapat menjelaskan gerakan yang tepat dari objek, asalkan objek lebih besar dari atom dan bergerak dengan kecepatan jauh lebih lambat dari kecepatan cahaya.

Bidang utama dalam fisika

Penelitian dalam fisika dibagi beberapa bidang yang mempelajari aspek yang berbeda dari dunia materi. Fisika benda terkondensasi, fisika meramalkan terbesar, mempelajari properti benda besar, seperti padatan dan cairan yang kita temui setiap hari, yang berasal dari properti dan interaksi mutual dari atom.

Optik fisika, molekul dan atom berurusan dengan atom dan molekul individu, dan cara mereka menyerap dan memancarkan cahaya. Bidang fisika partikel, juga dikenal sebagai “fisika energi tinggi”, mempelajari sifat-sifat partikel super kecil yang jauh lebih kecil dari atom, termasuk partikel dasar yang membentuk benda lainnya.

Akhirnya, bidang astrofisika menerapkan hukum fisika untuk menjelaskan fenomena astronomi, berkisar dari matahari dan objek lainnya dalam tata surya ke alam semesta secara keseluruhan.

Sumber : https://pensil.co.id/