Ganasnya Pemburu Baju Lebaran Ini, Transfer Uang Sebelum Tahu Harga

Ganasnya Pemburu Baju Lebaran Ini, Transfer Uang Sebelum Tahu Harga

Ganasnya Pemburu Baju Lebaran Ini, Transfer Uang Sebelum Tahu Harga

Sejumlah brand lokal Indonesia

menyajikan koleksi Lebaran di awal Ramadan 2019. Di luar dugaan, mereka diserbu para pelanggan. Ribuan koleksinya ludes dalam waktu beberapa menit saja.

Salah satu brand yang sedang fenomenal adalah Wearing Klamby, sebuah brand busana muslim karya Nadine Gaus. Merilis lima koleksi Lebaran dalam lima waktu berbeda, seluruh produknya selalu habis di setiap peluncuran.

Visitor website Wearing Klamby

membludak hingga mencapai angka 61 ribu visitor per hari. Angka tersebut cukup tinggi, sehingga para customer harus menunggu hingga dua jam pada proses pembayaran di website.

Kesulitan yang dihadapi membuat para pelanggan membanjiri sosial media Wearing Klamby dengan komplain, kritik, hingga hujatan. Total komentar dalam satu postingan foto saja mencapai 12 ribu komentar.

“Order di Wearing Klamby kayanya nggak perlu jastip, tapi perlunya jasa hacker,” tulis seorang pelanggan di kolom komentar Instagram bernama Nurviddiyah Yusuf yang mengaku eror ketika proses pembayaran di website.

Pihak Wearing Klamby sudah melayangkan permintaan maaf di Instagram

Permasalahan memang ada di sistem website yang eror karena tingginya traffic yang masuk. Dari sekitar 60 ribu visitor, barang yang bisa dibeli hanya berjumlah 4.000 – 5.000 produk saja.

“Padahal kita sudah memakai server berskala internasional. Masalahnya adalah di proses pembayaran, karena banyak yang beli, kaya kita kalau mau ke kasir di supermarket aja kan harus ngantri. Nah, prosesnya itu memakan waktu lama, hingga dua jam. Padahal tinggal ditunggu saja, tidak usah di-refresh terus karena justru akan memberatkan website,” tutur Muhammad Ridho selaku Co-founder Wearing Klamby, dihubungi Wolipop via telepon pada Kamis (16/05/2019).

Hal serupa juga dialami oleh Ria Miranca X COTTOINK

Sebelum peluncuran resminya, Ria Miranda X Cottonink membuka empat kali PO di Kota Kasablanka dan Plaza Indonesia, atas permintaan pelanggan.

Para pelanggan setia Ria Miranda sudah siap mengantre bahkan sebelum mall buka. Pihak COTTONINK harus membatasi jumlah pembelian untuk memastikan semua pelanggan bisa kebagian.

Antusiasme tinggi juga dirasakan oleh CALLA The Label yang meluncurkan koleksi bertajuk ‘CALLA for Raya’. Instagram brand tersebut diserbu oleh pelanggan, bahkan di saat pemotretan produk dan harga produk belum diumumkan.

“Bahkan yang biasa langganan CALLA ada yang langsung transfer, padahal belum tahu harganya, dia bilang ‘Gue deposit dulu nanti sisanya tinggal bayar pas udah ada barangnya’. Itu kita selesai foto sore, baru upload malam setengah 7, jam 9 sudah habis,” tutur Yerry kepada Wolipop dihubungi via telepon, Senin (13/5/2019).

Harga yang ditawarkan sejumlah brand ini cukup bervariasi. Wearing Klamby menjual produk dress dengan kisaran harga Rp 400 ribu. Ria Miranda X COTTONINK menjual produk atasan hingga dress mulai dari Rp 300 ribuan. Sedangkan CALLA The Label membandrol harga lebih tinggi yaitu sekitar Rp 900 Ribu – Rp 1 jutaan.


Sumber:

https://www.modelbajumuslimbatik.com/